AFI

Author: adminafi

Prodi AFI Sukses Gelar Seminar Internasional Tahun 2022 Dengan Tema “Islam and Local Wisdom in Strengthening Religious Moderation”

Sukoharjo, 29/6/22 – Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta telah selenggarakan seminar Internasional pada hari Rabu, 29 Juni 2022 menyusul kesuksesan dua seminar internasional sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021. Tema yang diusung pada kegiatan ini adalah “Islam and Local Wisdom in Strengthening Religious Moderation” dengan pembicara yang terdiri dari para civitas akademika baik dalam Negeri maupun Luar Negeri. Mereka adalah Prof. Dr. M. Mukhsin Jamil, M.Ag. dari UIN Walisongo Semarang, Assoc. Prof. Muhamad Ali, Ph.D. dari University of California – Riverside, serta Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. Dari Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Raden Mas Said Surakarta.

Acara ini dihadiri oleh para dosen dan mahasiswa program studi Aqidah dan Filsafat Islam secara daring dan luring dari Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan 1 Dr. Hj. Kamila Adnani, M.Si. mewakili Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah  Dr. Islah, M.Ag. Kegiatan dilanjutkan dengan acara inti yaitu Seminar yang dipandu oleh Moderator Aulia Rakhmad, MIRKH. Dan berakhir dengan penyerahan sertifikat kepada para Narasumber oleh Ketua Jurusan Ushuluddin dan Humaniora Dra. Hj. Siti Nurlaili Muhadiyatiningsih, M.Hum. [AHM]

HMPS AFI Selenggarakan Pelatihan Epistemologi Selama 4 Hari

Sukoharjo (20/6) Pelatihan Epistemologi yang digelar HMPS AFI pada 16-19 Juni 2022 di Sukoharjo dihadiri peserta dari beberapa program studi. Pelatihan Epistemologi yang digelar HMPS AFI menginjak ke-3 kalinya yang pertama digelar pada tahun 2017, 2021, lalu pada tahun ini, yakni 2022. Pada pelatihan tersebut, membahas, mengurai dan mendiskusikan sejarah dan pemikiran filsafat dari zaman Yunani Kuno hingga zaman Modern. Namun, tidak hanya membedah pemikiran tersebut melainkan juga mengurai implikasi sejarah atas pemikiran-pemikiran tersebut. Hal itu selaras dengan tema yang diangkat dalam pelatihan ini, yakni “Membongkar Wacana Hegemoni Filsafat Barat Modern”.

Kerumitan pemikiran tokoh menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta. Pasalnya, pemateri memaparkan materi secara sederhana namun tidak mengurangi substansi dari materi tersebut.

Pelatihan yang cukup rumit namun sederhana ini diharapkan dapat menjadi suatu niat baik untuk kedepannya lebih giat dan aktif lagi menghidupkan ruang-ruang diskusi di dalam maupun di luar kampus.

Hadirkan Peneliti Islam Jawa, HMPS AFI Gelar Seminar Kebudayaan

Sukoharjo 15/6, HMPS AFI selenggarakan Seminar Kebudayaan bertemakan “Menelusuri Kembali Jejak-jejak Orientalisme dalam Wacana Islam Jawa” yang dipantik oleh dua pemateri yang fantastis, yakni Guru Besar Sejarah Peradaban UIN Raden Mas Said, Prof.Dr.H.SyamsulBakri,M. Ag. dan Gedong Maulana Kabir, peneliti dari Institute For Javanese Islamic Research di Graha UIN Raden Mas Said pada Rabu, 15 Juni 2022 lalu.

Berlandaskan pada kajian Islam Jawa yang menjadi focus kajian Prodi Aqidah dan Filsafat Islam, HMPS AFI gelar Seminar Kebudayaan. Pada tema seminar tersebut, HMPS AFI berusaha mengkaji secara mendalam wacana Islam Jawa, tidak hanya pada tataran permukaan namun pada tataran alam pikir yang menguliti pengaruh pengaruh atas wacana IslamJawa. Pemantik memaparkan bahwa para Orientalis banyak membuat labeling atas wacana Islam Jawa yang notabene menjadi obyek kajian yang sama. Alhasil banyak ditemukan biaskontruksi terhadap Islam Jawa. Sesungguhnya bias pandang Orient(barat) tidak hanya dalam mengamati Islam Jawa, namun juga pada ruang lingkup yang lebih luas, yakni Oksiden(Timur).Tidak lain, proyek tersebut berupaya untuk membuktikan teksbible yang beranggapan bahwa sejarah berjalan sesuai dengan teksbible.

Setelah pemaparan materi yang apik dan lugas, diskusi antara pemantik dan peserta juga berjalan menarik dan asik.Terdapat beberapa pertanyaan yang cukup unik dan mempertanyakan kembali kemurnian Islam Jawa.

A. Miftahudin Thohari, Mahasiswa AFI Peraih Runner Up Lomba Essay Nasional Festival Filsafat

Yogyakarta 9/6/22, Ahmad Miftahudin Thohari, Mahasiswa AFI UIN Raden Mas Said Surakarta sabet Runner Up dalam Lomba Essay Festival Filsafat yang digelar oleh UIN Sunan Kalijaga Yogakarta. Kegiatan yang bertajuk “Philosophy in Virtual Reality” tersebut mengundang berbagai ahli filsafat dalam negeri seperti Prof. Dr. F. Budi Hardiman, S. S, M. A, Dr. Fahruddin Faiz, M. Ag, Novian Widiadharma, S. Fil, M. Hum, Dika Sri Pandanasari, dan lain sebagainya. Acara ini digelar dalam dua sesi yang dilakukan secara virtual melalui media Zoom Meeting.

Selain Webinar, Festival Filsafat juga menyuguhkan kompetisi Essay yang berkelas nasional dengan mengusung tema “Filsafat Kontemporer dalam Mengatasi Realitas Maya”. Dalam kompetisi yang diikuti oleh puluhan peserta berasal dari berbagai kampus maupun komunitas filsafat. Tema yang diusung pun bermula dari massifnya konsumsi atas realitas maya yang diharapkan filsafat dalam memberi pengaruh posisif atas problem tersebut.

Ahmad Miftahudin Thohari, salah satu mahasiswa AFI UIN Raden Mas Said yang juga turut mengikuti kompetisi tersebut berhasil mendapat juara 2 dengan judul naskah “Urgensi Filsafat Abad 21: Menerka dan Menolak Budaya-budaya Maya”. Dengan diraihnya prestasi oleh mahasiswa AFI, diharapkan dapat mendorong mahasiswa AFI lainnya agar semakin optimal dalam mengembangkan potensi dirinya baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. [SDH]

Ahmad Mukhtar Luthfi, Mahasiswa AFI Raih 2 Medali pada Kompetisi Piala Rektor 2022

Sukoharjo (4/6) Ahmad Mukhtar Lutfi, Mahasiswa AFI asal Klaten Raih 2 Medali Piala Rektor dalam bidang Lomba Puitisasi terjemahan al-Qur’an dan Cipta Lagu Islami.

Pagelaran Piala Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta 2022 telah resmi ditutup dengan juara umum Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Salah satu peserta dari FUD, yakni Ahmad Mukhtar Lutfi sumbangkan dua medali sekaligus dalam bidang Lomba Puitisasi Terjemahan al-Qur’an dan Lomba Cipta Lagu Islam. Kategori pertama diraih dengan meraih medali perunggu sedangkan yang kedua dengan medali emas.

Pada kategori kedua, Muchtar menuturkan bahwa judul “Rona” yang dikarangnya dalam lomba ini berisikan suatu pesan keberagaman yang begitu mendalam dan terselip pula pesan untuk menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI. Lutfi menambahkan bahwa dunia musik dan puisi memang menjadi passionnya sejak lama dengan adanya lomba ini membuatnya merasa tertantang. Dengan segala upaya dan kerja keras akhirnya berbuah hasil dengan dua medali sekaligus.

Pesan terakhir dari Muchtar bahwa mengikuti suatu lomba berarti kita menekuni suatu hal. Berpikir, kerja keras, bersaing, kalah, ditempa hingga akhirnya lolos jadi juara. [AML]

”Menelisik Jejak Arkeologi Islamisasi di Wilayah Pantai Utara Jawa”, Tema PkM Prodi AFI di Pondok Pesantren Ummul Qurok Boyolali

Boyolali, 30-31/5/22 – Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Prodi Aqidah dan Filsafat Islam tahun 2022, salah satunya dilaksanakan di Pondok Pesantren Ummul Qurrok Klego Boyolali, dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 30 dan 31 Mei 2022.

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat di Ponpes Umul Qurrok ini dilaksanakan oleh team  Dosen Prodi Aqidah dan Filsafat Islam yaitu Bapak Dr. Yusup Rohmadi M.Hum, Bapak Dr. Raden Lukman Fauroni, M.Ag, Ibu Dra. Hj. Siti Nurlaili Muhadiyatiningsih, M.Hum serta dibantu 5 mahasiswa prodi Aqidah dan Filsafat Islam. Safila  Akbar dan  Faizal Imamu (AFI Angkatan 2021) , Aisyah Wahyu, Yuwan Wahyudi serta Elsa Isnaini (AFI Angkatan 2019)

Pada hari pertama diawali dengan acara pembukaan. Selaku MC, Aisyah dan Safila Akbar membuka dengan bacaan Basmallah. Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua Team Pengabdian Ibu Dra. Hj. Siti Nurlaili Muhadiyatiningsih, M.Hum. Dalam sambutannya disampaikan ucapan terimakasih kepada Ponpes Ummul Qurrok yang telah berkenan memberi kesempatan sebagai tempat pelaksanaan PkM tahun ini. Serta PkM ini sebagai sarana silaturrohmi antara kampus dengan Ponpes. Semoga kerjasama ini membawa nilai keberkahan bagi kedua belah pihak. Kemudian dari pihak Ponpes Umul Qurrok diterima serta disambut oleh Kyai Ustadz Anang serta Kyai Ustadz Halintar Syah Reza Zahlul Faza dengan senang hati menerima team kami ini dan berharap Kerjasama yang lain selanjutnya dimasa yang akan datang.

Pengabdian kepada Masyarakat kali ini mengambil tema ”Menelisik Jejak Arkeologi Islamisasi di Wilayah Pantai Utara Jawa” dengan pemateri dari Ibu Dra. Hj. Siti Nurlaili M, M.Hum serta Bapak Dr. Yusup Rohmadi, M.Hum. serta moderator Bapak Dr. Raden Lukman Fauroni, M.Ag.

Diungkapkan bahwa Islam masuk ke Jawa lewat laut sehingga Pelabuhan di Pantai Utara Jawa mempunyai peranan yang sangat penting.  Ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa Islam masuk ke Jawa dengan beberapa asumsi. Hamka mengatakan bahwa agama Islam masuk ke Jawa sebagaimana Islam datang ke Malaka, Sumatra dan Kalimantan. Hal ini diyakini terjadi pada abad pertama Hijriyah setelah Timur Tengah mengalami zaman kenabian, atau abad ke-7 M. Sebagai bukti adalah adanya berita Cina yang mengisahkan kedatangan utusan Raja Ta Cheh kepada Ratu Sima.  Jejak Islam masuk ke Jawa dapat dilihat juga dengan ditemukan makam Fatimah Maemun nisan berukir kaligrafi di Leran Gresik pada tahun 1082. Orang Jawa sendiri pada zaman itu masih jarang yang memberi pertanda batu nisan bagi orang yang meninggal, apalagi batu nisan yang mewah. Para santri mengikuti dengan antusias kegiatan ini.

Pada hari kedua dilakukan evaluasi pelaksanaan PkM ini. Para peserta santri diminta menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan oleh team PkM serta memberi masukan format PkM dimasa depan yang diinginkan seperti apa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat diakhiri dengan melakukan penanaman pohon alpukat, mangga dan nangka sebagai upaya ikut berperan menjaga lingkungan yang hijau di Ponpes Umul Qurrok. Semoga pohon yang ditanam ini membuahkan hasil. Salam sukses dari prodi Aqidah dan Filsafat Islam – UIN Raden Mas Sais Surakarta. [SNM]

PkM Prodi AFI di Pondok Pesantren Darul Afkar Bertajuk “Sejarah dan Karakteristik Islam Pesisir”

Klaten, 28-29/5/22 – Pengabdian kepada Masyarakat adalah salah satu agenda Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ketiga agenda dari Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah; pendidikan, penelitian dan pengabdian. Ketiga agenda besar tersebut wajib diselenggarakan oleh civitas akademika, termasuk di lingkungan UIN Raden Mas Said. Maka Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Dakwah melaksanakan PKM pada Tahun 2022 menyelenggarakan program tersebut dengan tema Islam pesisir utara Jawa.

Kegiatan ini diadakan di Ponpes Darul Afkar Klaten, yang dihadiri oleh segenap santri ndalem dan santri kalong Ponpes Darul Afkar serta tiga mahasiswa AFI sebagai bukti keterlibatan panitia dari unsur mahasiswa. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Satrio Dwi Haryono yang bertugas sebagai moderator, Ahmad Miftahuddin Thohari yang bertugas sebagai notulis dan Munawar Holil yang bertugas sebagai fotografer. Sedangkan yang menjadi narasumber dalam PKM tim III adalah Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. dan Krisbowo Laksono, S.Ud., M.Hum. Judul yang diangkat dalam PKM tim III adalah “Sejarah dan Karakteristik Islam Pesisiran”. Acara diawali dengan pembukaan oleh moderator, kemudian sambutan dari Pengasuh Ponpes Darul Afkar dan pemaparan oleh narasumber pertama dan kedua.

Prof. Dr. H. Syamsul Bakri, S.Ag., M.Ag. dan Krisbowo Laksono, S.Ud., M.Hum. menyampaikan perjalanan Islam yang diawali dengan masuknya Islam di daerah pesisir, kemudian bersentuhan dengan masyarakat Jawa pedalaman yang diulas dengan pemahaman yang komprehensif. Masyarakat pesisiran yang notabene berada dalam jalur perdagangan pada masa itu, menjadi masyarakat pertama yang bersentuhan langsung dengan Islam. Maka, tidak mengherankan apabila masyarakat pesisiran yang berada di daerah pantai utara Jawa dikenal dengan masyarakat yang kental dengan nuansa Islamnya hingga saat ini.

Berbeda dengan masyarakat Jawa daerah pedalaman yang pada dasarnya sudah punya cara pandang atau kebudayaan hidupnya (tradisi) sebagai “orang Jawa”, masyarakat Jawa Pesisiran cenderung lebih dominan tradisi Islamnya yang dominan ketimbang tradisi kejawaannya. Segi inilah yang membedakan bagaimana karakteristik Islam-Jawa di daerah pesisiran dengan Islam-Jawa di daerah pedalaman. Akan tetapi, satu fakta menarik dari karakteristik keislaman masyarakat Jawa Peisiran adalah ciri khas kesufistikannya. Diterimanya Islam secara akomodatif bagi masyarakat Jawa tidak terlepas dari cara dakwah para penyebar Islam yang menggunakan pendekatan tasawuf sebagai medium utama penyebaran Islam di Jawa.

Dalam kegiatan yang berlangsung di PP Darul Afkar Klaten tersebut, para hadirin juga cukup antusias dalam mengikuti dan menyimak pemaparan dari para pemateri. Tanya jawab pun juga berlangsung cukup interaktif dan kondusif. Setidaknya kegiatan tersebut menjadi ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dengan karakteristik keislaman di daerah Jawa. [KL]

Menjadi Pembicara Seminar Karya Ilmiah, Dosen AFI Usung Tema “Membaca Fatwa Jihad Kaum Radikal”

Sukoharjo, 25/5/22 – Pada Hari Senin 23 Mei 2022, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Alfina Hidayah, M.Phil. selaku dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam telah berkesempatan menjadi pembicara Seminar Karya Ilmiah Dosen yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta. Pada acara yang dimoderatori oleh Koordinator Prodi KPI, Abraham Zakky Zulhazmi tersebut, Alfina memaparkan salah satu karya ilmiahnya yang bertajuk “Membaca Fatwa Jihad Kaum Radikal” sebagai salah satu upaya dalam menjalankan amanat Kementerian Agama yaitu turut serta membangun Moderasi Beragama.

Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen FUD, baik secara virtual melalui Zoom Meeting maupun luring dari Ruang Rapat, Alfina melihat urgensi dari tema penelitian ini bahwa dengan mengusut sumber fatwa para Jihadis sebagai pedoman aksi radikal dan teror serta kemudian mengungkap penyalahgunaan maupun penyimpangan yang dilakukan saat mengutip fatwa para ulama klasik -dalam hal ini- fatwa-fatwa Ibnu Taimiyyah, maka ia berharap dapat menekan tumbuhnya ideologi radikal secara epistemologis.

Fatwa jihadis yang dipaparkan dalam seminar tersebut mengerucut pada fatwa yang ditulis oleh ‘Abd al-Salām Faraj dalam karyanya ‘al-Fariah al-Ghāibah’ (neglected obligation), dan fatwa yang tertulis dalam buku manual Jihad karya Dr. Faḍl ‘Al-‘Umdah fī I‘dād al-‘Uddah li al-Jihād fī Sabīl Allāh (Rambu-rambu Jihad). Keduanya mengutip Ibnu Taimiyyah dalam fatwa Anti-Mongol pertama, kedua dan ketiga, serta Fatwa Mardin. Di akhir kesempatan, Alfina menyimpulkan bahwa para Jihadis seringkali mengutip fatwa Ibnu Taimiyyah untuk tujuan melegitimasi doktrin jihad mereka, tanpa melakukan pembacaan intertekstual, apalagi ada fakta lain yang terkuak bahwa terjadi tahrīf dalam pengutipan fatwa-fatwa Ibnu Taimiyyah. [AHM]

Prodi AFI Kuatkan Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pengajaran

Sukoharjo, 25/5/22 – Salah satu amanat Kementerian Agama RI dalam mengimplementasikan moderasi beragama di kampus melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, diantaranya adalah penguatan kurikulum dengan menanamkan nilai-nilai Moderasi Beragama menjadi bagian dari Pendidikan dan Pengajaran sehingga diharapkan kampus dapat berperan sebagai ­Center of excellence moderasi beragama.

Dalam rangka menjalankan amanat tersebut, maka pada hari Rabu 25 Mei 2022 telah dilaksanakan perkuliahan dengan mengusung tema “Islam dan Moderasi Beragama” pada Mata Kuliah “Ilmu Aqidah” yang didalamnya juga membahas tentang moderasi Islam dalam akidah. Proses pembelajaran ini berlangsung secara virtual melalui Google Meet dengan dosen pengampu Alfina Hidayah, B.A. (Hons)., M.Phil. bersama peserta yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2021 (semester IV).

Materi diawali dengan memahami tentang perbedaan antara moderasi beragama dan moderasi agama, melihat urgensi moderasi beragama untuk menjadi perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa, sehingga dapat menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai dan toleran. [AHM]  

PRODI AFI IKUTI REVIEW KURIKULUM 2022 BERSAMA STAKEHOLDERS DAN ALUMNI

Surakarta, 23/5/22 – Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam yang diwakili oleh para dosen program studi beserta tamu undangan yang terdiri dari beberapa Stakeholders dan alumni telah mengikuti kegiatan “Review Kurikulum” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta pada hari Senin 23 Mei 2022.

Kegiatan yang bertempat di Grand HAP Hotel Surakarta tersebut berlangsung dari pagi hingga sore hari dengan rentetan acara mulai dari pembukaan yang dibuka oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Dr. Islah, M.Ag. dilanjutkan dengan diskusi dan review kurikulum oleh masing-masing program studi, kemudian berakhir dengan penutupan. Dalam sambutan pembukaan, Dekan FUD berpesan agar kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meninjau kembali kurikulum prodi dengan memperhatikan tiga kunci utamanya yaitu berbasis KKNI, MBKM, Moderasi Beragama dan sesuai dengan Scientific Vision.

Para dosen, Stakeholders maupun alumni yang mengikuti acara ini sangat interaktif dan kooperatif dalam memberikan masukan maupun saran untuk evaluasi kurikulum prodi AFI yang telah ada selama ini. Diantaranya terkait dengan penguatan Soft-Skill mahasiswa dalam bidang kepenulisan, public speaking, hingga unsur-unsur yang dapat dimasukkan ke dalam muatan mata kuliah seperti pendalaman metodologi kuantitatif, latihan untuk ujian bahasa asing, dan lain-lain. [AHM]