AFI

Mahasiswa AFI Praktikkan Metode Pembelajaran Ilmu Aqidah di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo

Mahasiswa AFI Praktikkan Metode Pembelajaran Ilmu Aqidah di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo

Senin (27/09/2021) pukul 09.23 WIB, kami mahasiswi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta datang ke SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo bertemu dengan Kepala Sekolah dan Guru Pamong PAI untuk memberikan surat rekomendasi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari pihak kampus ke pihak sekolah. Peserta PPL berjumlah tiga orang dan  pada hari Rabu (29/09/2021) penyerahan Mahasiswi PPL yang ditempatkan di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo di dampingi oleh Kaprodi AFI beliau Ibu Dra. Hj. Siti Nurlaili M, M.Hum. dan Ibu Sekprodi AFI Alfina Hidayah, BA(Hons)., M.Phil. Acara penyerahan mahasiswi PPL berlangsung di ruang kepala sekolah bersama dengan Bapak Drs. Tri Sarjoko selaku Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo. Namun pada kegiatan penyerahan ini DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) yakni namun DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) Bapak Drs. Yusup Rohmadi.M. Hum berhalangan hadir karena memiliki kegiatan di Yogyakarta.

Mahasiswi akan melaksanakan PPL selama dua minggu, terhitung mulai tanggal 29 September 2021 – 13 Oktober 2021. Disini kami dibimbing oleh Bapak Triyanto, S.Ag. dan Bapak Khulafa ‘Urrosyidin, S.Pd. sebagai guru pamong. SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo beralamatkan di Pokakan, Jetis, Sukoharjo. Sekolah ini menjadi salah satu yang sudah memberlakukan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka di ruang lingkup kabupaten Sukoharjo dengan mengikuti ketetapan yang diberlakukan oleh pemerintah. Kegiatan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) sudah dilakukan sekitar kurang lebih satu bulan dengan kapasitas anak 50%. Kegiatan PTM dilakukan tanpa paksaan, sehingga bagi siswa yang tidak di kehendaki orang tuanya untuk melakukan PTM tetap melakukan kegiatan pembelajaran jarak jauh di rumah, bagi yang mengikuti PTM tetapi tidak masuk diharapkan mengganti pada hari yang lain. Pembelajaran dibagi manjadi kelas regular dan tahfiz. Pembagian kelas reguler di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo ketika PTM ini dibagi menjadi 11 kelas yakni, kelas VII A B dan C, kelas VIII A B dan C, serta kelas IX A, B1 dan B2, C1 dan C2.

Pembelajaran di SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo ini berlangsung selama dua jam untuk empat mata pelajaran sekaligus dengan durasi masing-masing 30 menit. Untuk kelas Reguler, pembelajaran berlangsung mulai pukul 07.00-09.00 WIB. Sedangkan untuk kelas Boarding School atau siswa pondok mulai pukul 09.00-11.00 WIB. Hari setelah penyerahan kami menemui guru pamong untuk membahas mengenai teknisi pelaksanaan PPL. Pembelajaran yang akan kami lakukan dijadwalkan pada hari senin, kamis, jum’at dan sabtu. Untuk pembagian kelas mengajar menyesuaikan dengan guru pamong masing-masing. Untuk kelas Pak Triyanto yaitu mengajar kelas VII dan kelas VIII, sedangkan untuk kelas pak Rosyid mengajar kelas VII C dan kelas IX.  Materi kelas VII disampaikan oleh Hemimiya Rojafia Khoirunisa, kelas VIII oleh Epik Siti Estikomah dan kelas IX oleh Dyah Ayu Lestari. Hal tersebut dilakukan secara fleksibel bergantian agar memiliki pengalaman di masing-masing tingkatan kelas. Selain itu juga ditambah dengan kegiatan lain untuk menambah pengalaman. Dihari yang sama kami membantu penyiapan perlengkapan kebersihan yang biasanya diambil oleh siswa ketika mulai masuk sekolah.

Kegiatan belajar mengajar sempat tertunda satu hari dikarenakan siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 Sukoharjo baik siswa reguler maupun tahfiz mendapatkan jadwal vaksin secara mendadak pada hari Jum’at (01/10/2021) kemarin. Hari berikutnya, dilakukan pembelajaran pada kelas IX C1 dan C2 dengan bimbingan guru pamong terlebih dahulu. Hari senin tanggal 4 Oktober 2021, pembelajaran dilakukan di kelas VII, VIII dan IX yang masing-masing 2 pertemuan dengan durasi 1 jam. Selain itu, diisi dengan membantu untuk mengisi buku induk siswa yang berisikan biodata seluruh siswa kelas IX dan nilai siswa yang dilakukan terus pada hari selanjutnya ketika tidak ada jadwal mengajar. Pada hari rabu dan kamis tanggal 6-7 oktober dilakukan assessment bagi kelas VIII disekolah sehingga siswa kelas lain diliburkan terlebih dahulu. Pada hari assessment tersebut kami membantu untuk mengisi survei yang harus dilakukan oleh guru dalam ruang lingkup sekolah. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan memberikan pengalaman mengenai bagaimana pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan lain-lain yang dilakukan oleh guru setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*